baru liat, kalau galau itu bisa bermanfaat :)
— abis kepo blog orang, hahaha
cynthia kurnia sari.
occupational health and safety, public health faculty, university of indonesia, 2009
a dreamer and a fanatic fan of winnie thepooh.
baru liat, kalau galau itu bisa bermanfaat :)
— abis kepo blog orang, hahaha
siapa suka dibohongi?
Slike sa zida on We Heart It. http://weheartit.com/entry/27801512
Source: weheartit.com
aaaaaaaaaaaaaaaaa!
semoga dikasih kesempatan buat nginjakin kaki di bagian bumi Allah yang lain.
:)
(via kurniawangunadi)
Source: cvlc
Source: leilockheart
Selamat Ulang Tahun Mama :)
— 56 tahun umurmu, dan betapa beruntungnya kami memiliki dirimu, karena semumur hidupmu, kami lah prioritasmu nomor satu. keluargamu. semesta hidupmu. :)
H-77 Hari Tanpa Tembakau Sedunia #HTTS
Tahukah kamu, sebanyak 35% dari 240jt penduduk Indonesia adalah perokok aktif?
Tahukah kamu, Indonesia menempati urutan ke-3 sebagai negara dengan prevalensi rokok terbesar di dunia setelah China & India?
Tahukah kamu, Indonesia termasuk 10 negara yang tidak mau meratifikasi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control), padahal di awal Indonesia adalah salah satu penggagasnya di dunia?
Tahukah kamu, Indonesia telah dicap buruk oleh 184 negara di dunia akibat keennganannya utk meratifikasi FCTC?
Dan maukah kamu hanya berdiam diri dengan keadaan ini?
#HTTS -TC PAMI Nasional
Source: dailyreasontobehappy
Kalo boleh jujur, udah lama gue kubur idealisme itu. Pergerakan mahasiswa, atas nama rakyat, berjuang demi rakyat.
Ah, basi.
Pemikiran itu ada itu muncul pas awal-awal gue jadi mahasiswa. Mentang-mentang maba, atas dasar kaderisasi dan perkenalan pergerakan, kita sang anak bawang dicekokin terus sama teori-teori itu. Apa lagi fakultas gue, yang terkenal sebagai “garda terdepan dan pemberi massa terbanyak dalam setiap pergerakan mahasiswa” dengan pongahnya kita mengklaim, kalo kita adalah pejuang demi kemaslahatan rakyat.
Kenapa basi? Karena sekarang gue ga ngerasa pergerakan mahasiswa itu sendiri. Ga dapet feelnya. Rasanya kita bergerak bukan karena respon apa yang terjadi pada rakyat, tapi kita bergerak karena udah sistem yang ngatur. Entah disadari atau tidak. Dan kekecewaan gue bertambah besar ketika gue udah lebih melek pergerakan. Udah semester uzur, udah sedikit banyaknya tau intrik-intrik busuk di balik idealisme pergerakan mahasiswa.
Pernah denger istilah “barisan sakit hati” ?
Beda konteks sih, tapi gue ngerasa kaya gitu. Gue ngebangkang dan keluar dari lingkungan itu karena gue udah ngerasa muak. Gue ngerasa sakit hati karena gue ngerasa dimanfaatin. Dimanfaatin jadi alat buat menuhin kepentingan pihak lain. Yup, gue pergi dengan segala kekecewaan gue.
Tapi tiba-tiba hari ini gue berhadapan lagi dengan idealisme itu. Bukan cuma berhadapan, tapi gue juga dipaksa untuk bisa mempercayai dan mengamini idealisme ini.
Dan yang makin aneh, gue ngerasa rindu dengan segala tetek bengek teori busuk pergerakan mahasiswa. Gue ngerasa haus akan pergerakan. Gue ngerasa kaya ketarik kedalam pusaran pencekokan atas dasar kaderisasi pas maba dulu.
Dan gue pun tergerak. Tapi entah ini demi rakyat, demi sekelompok orang yang nunggangin idealisme ini, atau demi memenuhi ego gue yang kangen sama pergerakan.
Renstra, konsep gerakan, taktis, dan konkret. radikal dan progressif. kata-kata itu yang sekarang menuhin kepala gue.
hahahahahaha sederhananya, ini gue cerita atas dasar unek-unek labil diri gue.
let see, sampai kapan gue bertahan.
who knows :)
aktivis besar karena memar
— bang Heri
menulis merdeka, merdeka menulis. sudah lama sekali rasanya. dulu. ketika kemunafikan belum menguasai saya. ketika pengecut belum menjadi nama tengah saya.
— saya, yang mmerindukan kemerdekaan.